Ada kehidupan setelah kematian


     Ada kehidupan setelah kematian          


               Dulunya pohon ini menjulang tinggi, terlihat gagah, dan mempesona.
Pohon ini terlihat kokoh, dengan daunnya yang hijau dan buahnya yang ranum. Kala itu hujan amat deras di iringi guntur yang bersahutan. Akupun ta lupa mengabadikan momen saat itu. Namun karena cuaca yang semakin memburuk, aku berlari kedalam, terlihat angin sedemikian kencang berputar - putar di samping rumahku.
 
        Akupun berlari kearah jendela, melihat apa yang terjadi, mulanya tidak kusadari apa yang terjadi, hanya pandangan terasa berbeda dari biasanya, tapi tetap belum sadar ada apa sebenarnya.
 
        Beberapa saat kemudian, hujanpun reda, aku melihat - lihat keadaan sekitar depan rumah. Innalillahi baru tersadar ternyata pohon besar depan rumahku tumbang. Kuasa ALLAH pohon itu tidak mengarah kerumahku. Andai itu terjadi, entahlah mungkin rumahku sudah hancur dibuatnya. Tak henti-hentinya ku bersyukur karena ALLAH melindungi dari petaka ini.

        Pohon Mangga Bacang, itu sebutannya di daerahku, pohon yang usianya sudah lebih tua dariku, dan batanggyapun tak  sanggup ku memeluknya karena besar dan kokoh.
Namun, kekokohan dan kegagahannya tak sanggup menghalau angin yang bertiup kencang, hingga pohon inipun roboh tanpa daya.
             Dalam ketidak berdayaannya, sedikit demi sedikit daun-daunnya berguguran dihantam terik mentari. Dahan serta batang kokohnya mulai lapuk termakan usia dan terpaan hujan yang kadang derasnya tak terperi.
            Waktu berlalu cepat, dalam makin lapuknya dedahanan, ternyata tumbuh jamur indah, yang kata sebagian orang enak untuk dikonsumsi. 
           Kejadian ini mengajarkanku, tentang arti sebuah perubahan, arti sebuah kehidupan, arti sebuah ketidak berdayaan. Kekuatan apapun tidak akan selamanya menjadi milik kita. 
            Melihat ini ku tersadar,  ALLAH sedang mengajarkanku sebuah kisah nyata, "ada kehidupan setelah kematian". 
 
 
 



            



Komentar

Posting Komentar